Sabtu, 18 Oktober 2008

ITEM AND TES ANALYSIS MANUAL (ITEMAN)

ITEM AND TES ANALYSIS MANUAL (ITEMAN)
PEDOMAN PENGGUNAAN ITEMAN

A.Pendahuluan
Iteman merupakan perangkat untuk menganalisis butir soal dan tes. Hasil analisis
dengan iteman meliputi:
a. Tingkat kesukaran
b. Daya pembeda soal
c. Statistic sebaran jawaban
d. Reliabilitas tes
e. Kesalahan pengukuran
f. Distribusi skor setiap peserta tes
Program iteman didasarkan pada teori tes klasik. Kelemahan utama dari program ini
adalah sangat dipengaruhi oleh kemampuan responden. Artinya jika soal diujikan pada
anak berkemampuan tinggi dengan anak berkemampuan rendah maka akan terjadi
perbedaan hasil analisis. Untuk mengantisipasi tersebut maka biasanya analisis soal
dengan menggunakan iteman dilakukan secara sampling, dengan melibatkan kurang lebih
500 responden. Semakin besar sampling dan semakin baik teknik samplingnya maka
semakin baik kualitas hasil analisis.

B. Langkah-langkah
1. Membuat File Data
2. Menjalankan program ITEMAN
3. Melakukan interpretasi hasil

C. Membuat File Data
1. Contoh File data (file data ditulis dengan notepad), terlampir
2. Keterangan Pengisian File Data
a. Baris Pertama:
• Kolom 1-3 : jumlah butir soal (contoh: 020)
• 4 : Spasi
• 5 : jawaban kosong (omit), ditulis 0
• 6 : Spasi
• 7 : soal yang belum dikerjakan, ditulis n
• 8 : spasi
• 9-10 : jumlah identitas data siswa (cntoh: 10)
• Tambahan keterangan:
 Kolom 1-3, Untuk menuliskan jumlah soal: Kolom 1 ratusan, kolom 2
puluhan, kolom 3 satuan
 Kolom 5 : butir soal yang tidak dijawab
 Kolom 7 : butir soal yang belum sempat dikerjakan
 Kolom 9-10: panjang karakter untuk identitas siswa.
b. Baris kedua : kunci jawaban
c. Baris ketiga :jumlah jawaban
d. Baris Keempat : ‘Y’ butir soal yang dianalisis, ‘N’ butir saol yang
tdk dianalisis
e. Baris kelima dst :berisi jawaban siswa

D. Menjalankan Program Iteman
1. Double klik file program iteman
2. Tulislah file data: contoh TIK.TXT, kemudian tekan enter
3. Ketik nama file hasil analisis, contoh TIK.hsl, kemudian tekan enter
4. Ketik ‘Y’, kemudian tekan enter
5. Ketik file untuk total skor siswa, contoh TIK.SKR, kemudian tekan enter.
6. Analisis selesai

E. Interpretasi hasil Analisis
1. Contoh Hasil Analisis dengan ITEMAN terlampir
2. Hasil analisis dengan iteman dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu
statistik butir soal dan hasil analisis statistic tes/skala.
3. Interpretasi hasil:
a. Statistik butir soal:
untuk tes yang teridiri dari butir-butir soal yang bersifat dikotomi
misalnya pilihan ganda, statistic berikut adalah output dari setiap butir
soal yang dianalisis:
• Seq.No: adalah nomor urut butir soal dalam file data
• Scala item: nomor urut butir soal dalam tes
• Prop.Correct: proporsi siswa yang menjawab benar butir tes. (indeks
tingkat kesukaran soal secara klasikal),
Catatan: p>0,7 (mudah); 0,3 ≤p≥0,70 (sedang) dan p < 0,3 (sukar)
• Biser : indeks daya pembeda soal (koef.korelasi biserial). Nilai positif
artinya peserta tes yang menjawab benar butir soal mempunyai skor
relative tinggi dalam tes tersebut. Sebaliknya nilai negative
menunjukkan bahwa peserta tes yang menjawab benar butir tes memperoleh
skor tes yang relative lebih rendah dalam tes.
• Pint biserial: juga indeks daya pembeda soal (koef. point biserial)
Catatan: Daya pembeda soal berfungsi untuk menentukan dapat tidaknya
suatu soal membedakan kelompok dalam aspek yang diukur dengan perbedaan
yang ada pada kelompok itu. Tujuan dari pengujian daya pembeda adalah
untuk melihat kemampuan butir soal dalam membedakan antara peserta didik
yang berkemanpuan tinggi dengan peserta didik yang berkemampuan rendah.
b. Statistik tes
• N of Items : jumlah btir soal dalam tes yang dianalisis.
• N of Examines : Jumlah peserta tes
• Mean : Skor/rerata peserta tes
• Variance : varian dari dsitribusi skor peserta tes yang memberikan
gambaran tentang sebaran skor peserta tes.
• Std.Deviasi : Deviasi standar dari distribusi skor tes (akar dari
varians)
• Skew : kemiringan
• Kurtosis : puncak distribusi
• Minimum :skor terndah
• Maximum : skor tertinggi
• Median : skor tengah
• Aplha : homogenitas tes
• SEM : kesalahan pengukuran standar
• Mean P : rerata tingkat kesukaran
• Mean item tot : rerata indeks daya pembeda (koef point biserial)
• Mean biserial : rerata indek daya pembeda (koef. Biserial)
• Scale intercorelation : indeks korelasi antara skor-skor peserta tes

4. File skor:
Program iteman juga memberikan hasil skor untuk setiap peserta tes yang
menunjukkan jumlah benar dari seluruh jawaban.
Program iteman mampu menganalisis maksimal 250 butir soal dalam satu file
dengan kapasitas 3.000 responden.